Selasa, 04 Maret 2014

Rifaldhi's Trading System

Pada dasarnya semua trading system itu sama, secanggih apapun sebuah trading tetap bisa membuat anda loss. Bahkan jika kita bertanya pada seorang professional trader apa yang dia gunakan, mereka hanya menggunakan system yang simple. Menggunakan indicator-indicator yang sudah ada di Metatrader antara lain : moving average, RSI, Stochastic, Bollinger Band, Volume, dll.



Dengan kata lain jika saya ingin menjadi seorang Professional Trader saya hanya perlu menggunakan system yang sederhana namun saya bisa memahaminya. Berikut gambaran dari system yang saya gunakan :

Click gambar untuk memperbesar


 Indicator :
  • Heiken Ashi Smoothed
  • Pivot
  • RSI
  • Stochastic

Indicator tambahan :
  • BarClock     : menghitung mundur terbentuknya candle baru
  • Pipsometer  : menghitung berapa pips dari Open posisi
  • i-ParamonWorkTime : untuk mengetahui waktu sekarang / di chart sebelumnya


Rule System :


Time Frame yang digunakan adalah M5
Indicator yang digunakan sebagai acuan utama adalah  
  • RSI, jika RSI sudah jenuh (lebih dari 70 / kurang dari 30) maka siap-siap untuk melakukan Open posisi.
  • Pivot perhatikan apakah harga sudah di titik support/resistance.
  • Trend (heiken ashi), perubahan warna pada Heiken Ashi tidak terlalu diperhatikan, hanya sebagai konfirmasi, namun yang terpenting adalah trend yang sedang terbentuk apakah naik / turun. 
  • Stochastic, hanya digunakan sebagai konfirmasi apakah berada pada titik jenuh / tidak.


Jadi, pada intinya :
BUY = RSI < 30, Garis Pivot hampir tersentuh, Trend Naik, Stochastic < 20
SELL =  RSI >70, Garis Pivot hampir tersentuh, Trend Turun, Stochastic >80


Namun terkadang keadaan tidak bisa sesempurna itu, acuan terpenting yaitu RSI dan Pivot

Related Article :


Komentar via Facebook
0 Komentar via Blogger

0 komentar:

Posting Komentar